Our Site

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Friday, June 22, 2012

Form permintaan Email MAN 9 Jakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2012-2013

Tahun pelajaran 2012-2012 sebentar lagi akan dimulai, untuk anak kelas XI pada semester 3 tahun pelajaran 2012-2013 materinya adalah Pengenalan Internet. Mungkin kalian sudah mengenal Internet sejak duduk dibangku Madarasah Ibtidaiyah maupun Madrasah Tsanawiyah, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jakarta kalian akan ketemu lagi dengan materi ini.
Tetapi mungkin akan berbeda sedikit karena materi akan diperluas sesuai dengan kondisi trend teknologi dan fasilitas yang dimilik oleh MAN 9 Jakarta. Peserta Didik diwajibkan memiliki email resmi Madrasah seperti namasiswa@man9-jkt.sch.id dan email ini akan digunakan untuk mendaftarkan Blog, G+, Youtube, dan teknologi aplikasi lainnya.

Untuk mendaftar email MAN 9 Jakarta, kalian bisa isi formulir disini : Formulir E-Mail
Panduan membuat Web Blog

Thursday, June 21, 2012

Kalender Pendidikan 2012-2013


Buku Kalender Pendidikan ini disusun sebagai pedoman dalam membuat rencana dan program bagi sekolah TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan PNFI di lingkungan pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tahun pelajaran 2012/2013.


Penyusunan  ini  mengacu  pada  Surat  Keputusan  Menteri  Pendidikan Nasional  No.  125/U/2002  tanggal  31  Juli  2002  tentang    Kalender Pendidikan    dan  jumlah  jam  belajar  efektif  di  sekolah  dan  Peraturan Menteri  Pendidikan  Nasional  Nomor  22  tahun  2006  tentang  Standar  Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pencantuman hari libur umum tahun 2013  masih merupakan perkiraan, sambil  menunggu  Surat  Keputusan  Bersama  Menteri  Agama,  Menteri Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  dan  Menteri  Pendayagunaan  Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi. Penyesuaian perlu dilakukan setelah SKB 

terbit.
  1. Download Buku Kalender Pendidikan 2012-2013
  2. Kalender Pendidikan 2012-2013



Panduan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD)


Masa Orientasi Peserta Didik  tahun  pelajaran   2012-2013,   penyelenggara   ataupun pihak   madrasah   diminta   menyiapkan   penyambutan   peserta   didik   baru   dengan wawasan karakter kebangsaan yang bernuansa akademisi. Dalam  hal  ini,  penyelenggaraan  Masa  Orientasi  Peserta  Didik    harus  memiliki orientasi  pendidikan  berkarakter,  sehingga  selain  menjadi  kebijakan  oleh  pihak madrasah sekaligus akan bersinergi dengan proses penyelenggaraan.

Buku Panduan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD) dapat didownload di : Buku Panduan MOPDB MTs dan Buku Panduan MOPDB MA

Semoga bermanfaat.

Thursday, May 10, 2012

Profil dan Prosfek Kerja yang kita inginkan dan Soal SNMPTN


Sewaktu kita SD/MI bingung memilih SMP/MTs, setelah SMP/MTs bingung lagi memilih SMA/MA yang disukai dan dekat dengan rumah (agar tidak terlambat, karena di DKI Jakarta kita masuk jam 06.30 Pagi), tentunya kita pasti ingin dapat status Negeri bukan Swasta, tetapi ya nasib lah yang menentukan kita masuk Negeri atau Swasta, masa depan bukan hanya ditentukan oleh pendidikan kita berada di Negeri atau Swasta tetapi bagaimana kita menjalani kehidupan untuk lebih baik dari hari-hari yang telah lalu. Waktu memang tidak terasa dan cepat berlalu, akhirnya kalian sudah tinggal tunggu beberapa bulan menghadapi Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ujian Praktik di tingkat SMA/MA usahakan yang terbaik ya … sekali seumur hidup kalian akan menempuh itu semua … harus THE BEST.

Setelah itu apalagi ? BINGUNG lagi? Kuliah apa Kerja ? Kuliah di mana ? Mengambil Jurusan apa? Jiahhh gak usah bingung, paling utama adalah lihat kondisi ekonomi kita, jika belum diberikan kesempatan untuk kuliah, satu-satunya jalan kita harus kreatif, cari kerja atau membuat usaha kecil-kecilan, kalau belum diberikan kesempatan untuk kerja atau membuat usaha, satu-satunya jalan adalah mendekatkan diri kepada Allah, waktu luang kita manfaatkan untuk mengasah keahlian/bakat dan tentunya juga membantu orang tua, jangan merepotkan orang tua ya dan membuat mereka kesal. Selalu memohon doa kepada orang tua untuk masa depan kalian, karena doa mereka lah satu-satunya yang ampuh dan mujarab.
Untuk siswa yang ingin melanjutkan study, harus menimbang kemampuan, cita-cita, dorongan orang-orang terdekat, jangan sampai putus di tengah jalan (dropout) waktu sangat berharga, berfikirlah dengan matang dan mantap. Masa depan ditangan kalian.
Di postingan saya ini, saya lampirkan Prospek Kerja Jurusan IPA dan IPS dan Tes Potensi Akademik untuk Test SNMPTN 2010, mungkin bermanfaat sebagai salah satu pertimbangan memilih jurusan di kuliah nanti, silahkan di download link dibawah ini :
Jurusan di kampus untuk prospek kerja di masa depan :
  1. PROFIL DAN PROSPEK KERJA JURUSAN IPA
  2. PROFIL DAN PROSPEK KERJA JURUSAN IPS
Soal-soal Test Potensi Akademik SNMPTN :
  1. Soal Prediksi SNMPN Tes Potensi Akademik 3
  2. Soal Prediksi SNMPN Tes Potensi Akademik 2
  3. Soal Prediksi SNMPN Tes Potensi Akademik 1
Kunci Jawab Soal Potensi Akademik :
  1. Kunci Jawaban Test Potensi Akademik 1
  2. Kunci Jawaban Test Potensi Akademik 2
  3. Kunci Jawaban Test Potensi Akademik 3

Sunday, March 25, 2012

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran tentang Pergerakan Gunung


REPUBLIKA.CO.ID,  Seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener pada awal abad ke-20 M mengungkapkan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Menurut Harun Yahya, para ahli geologi  baru memahami kebenaran pernyataan Wegener itu pada 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Dalam tulisannya, Wegener, mengemukankan bahwa sekitar 500 juta tahun lalu, seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.

Namun, sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.

Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:

''Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar.'' (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Fakta ilmiah ini, kata Harun Yahya, telah diungkapkan oleh kitab suci Alquran sejak abad ke-7 M. ''Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak,'' ungkap Harun Yahya.

Simak surah An-Naml [27] ayat 88, Allah SWT berfirman, "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." 

Menurut Harun Yahya, gerakan gunung-gunung itu disebabkan gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. 

''Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini,'' papar Harun Yahya.

Sungguh, Alquran adalah firman Allah SWT yang Maha Benar.
Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: harun yahya

Thursday, March 22, 2012

Pembentukan Karakter dan Melejitkan Kecerdasan Anak


REPUBLIKA.CO.ID, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tengah menjadi perhatian serius para pakar pendidikan di Indonesia. Pasalnya, anak merupakan generasi yang harus dipersiapkan sedini mungkin untuk menghadapi berbagai persoalan kelak. Pada tahapan perkembangan anak ada masa yang dikenal sebagai masa emas (golden age). Pada masa inilah seorang anak mampu menyerap informasi dengan volume yang tinggi sekalipun.

Oleh sebab itu, pendidikan anak dinilai sangat menentukan kemampuan anak dalam perkembangan selanjutnya. Pendidikan untuk anak memang sangat strategis sebab pada masa ini dapat diletakkan dasar yang pokok bagi pembentukan karakter dan kecerdasan anak.

Pembahasan tentang PAUD dan masalah anak ini menjadi fokus beberapa instansi pendidikan saat ini. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ dengan menggelar seminar bertema “Pendidikan Holistik dalam Melejitkan Kecerdasan Anak” yang dilangsungkan di Aula Pascasarjana Lt. 3 pada Selasa (13/2) lalu. Acara yang dihadiri sekitar 300 peserta tersebut menghadirkan Dr Gusnawirta T Fasli MPd dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof Dr Hj Masyitoh sebagai narasumber.

Sebagai pembicara pertama Gusnawirta yang merupakan istri mantan Wakil Mendiknas, Fasli Jalal ini membahas peran PAUD dalam pembentukan karakter anak. Gusnawirta memulai paparannya dengan menjelaskan perkembangan manusia dari tahap ke tahap. Setidaknya ada beberapa tahap yang disampaikan yaitu: Lahir, Bayi, Anak-anak, Remaja dan Dewasa. Dari tahapan tersebut, pada tahap anak memiliki peran sentral dalam perkembangan selanjutnya.

Dari tahapan tersebut, ada beberapa tahapan lagi baik psikologis dan sosial. Pada tahapan psikologis, perkembangan anak mengalami 5 perkembangan hirarkis yaitu tahap oral, anal, phalik, laten dan genital. Masing-masing tahapan menyesuaikan dengan usia perkembangan anak. Sedangkan pada perkembangan sosial, interaksi pertama anak adalah dengan orang tua terutama ibu. Di sini, peran kedua orang tua dalam mendampingi setiap perkembangan anak memiliki peran yang sangat urgen.

Dari semua tahapan tersebut ada tiga aspek penting yang selalu menyertai tiap tahap perkembangan. Aspek-aspek tersebut harus mendapat porsi yang sama dan seimbang juga sesuai dengan perkemabangan anak, aspek-aspek itu antara lain: aspek fisik, aspek mental-psikologis dan aspek sosial.

Semua tahapan penting dan aspek yang harus terjaga tersebut akan mengarahkan anak pada suatu dimensi berupa dimensi kecerdasan jamak (multiple intlligences). Kecerdasan jamak ini merupakan kecerdasan semua dimensi yang dibutuhkan manusia mulai dari kecerdasan spiritual, matematis, interpersonal dan sebagainya.

Untuk mencapai itu, menurut Gusnawirta, penyelenggaraan PAUD harus dilaksanakan dengan bermain, sehingga tidak merampas hak anak. Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa permainan anak itulah pendidikan.

Seorang anak bagi Masyitoh merupakan pewaris dan penerus yang menyimpan potensi tak terduga. Mereka memiliki kepekaan yang tinggi dan karenanya kecerdasan mereka siap dilejitkan. Karenanya, pendidikan bagi anak ibarat memoles batu mulia menjadi senilai berlian.

Menurut Masyitoh, pendidikan pada hakikatnya adalah perubahan; dari anak-anak menjadi dewasa, dari ketergantungan menjadi mandiri, dari tidak berakhlak menjadi berakhlak dan seterusnya. Dengan pendidikan inilah kepribadian anak dapat dibentuk dan kecerdasan mereka dapat dilejitkan. (adv)

Redaktur: Heri Ruslan

Saturday, March 17, 2012

Pendidikan Menengah Universal (Wajib Belajar 12 Tahun)

Wajib Belajar: 
Diamanatkan oleh Undang-Undang Wajib diikuti oleh semua penduduk usia sekolah Dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah Sanksi bagi yang tidak mengikuti.

Pendidikan Menengah Universal: 
Difasilitasi oleh pemerintah untuk menampung semua penduduk usia sekolah Pembiayaan ditanggung bersama oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat Sanksi relatif longgar bagi yang tidak mengikuti.


Friday, March 16, 2012

Elisa, Pembelajaran Elektronik Versi UGM


REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan "e-learning system for academic community" atau sistem pembelajaran elektronik untuk sivitas akademika.

"'E-learning system for academic community' (Elisa) itu merupakan sebuah sistem manajemen pembelajaran yang berguna untuk membantu sivitas akademika menyelenggarakan pembelajaran melalui internet," kata Koordinator E-learning Pusat Pengembangan Pendidikan (P3) Universitas Gadjah Mada (UGM) Herman Saksono di Yogyakarta, Jumat.

Dalam hal ini, menurut dia, dosen dapat mengunggah bahan kuliah, berdiskusi, dan memberikan penugasan untuk mahasiswa. Mahasiswa dapat mengunduh bahan perkuliahan, berdiskusi, dan mengerjakan tugas-tugas dari dosen.

Ia mengatakan melalui Elisa, UGM merintis "open courses". Dengan "open courses" pengetahuan yang ada di dalam UGM dapat lebih mudah diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

"Untuk tahap pertama kurang lebih sudah ada 116 bahan ajar dari berbagai program studi yang sudah digitalisasi dan ke depan akan terus ditambah. Bahan ajar itu bisa dilihat di elisa.ugm.ac.id/ugmoc/," katanya.

Menurut dia, dengan dukungan dari Kantor Jaminan Mutu (KJM) untuk tahap pertama sudah ada 116 bahan ajar yang digitalisasi. Proses digitalisasi bahan ajar itu masih tahap awal.

"P3 UGM masih akan mendigitalisasi ratusan bahan ajar lain dalam beberapa bulan ke depan. Di tingkat internasional digitalisasi itu sudah menjadi tren, sedangkan di Indonesia UGM-lah yang merintisnya," katanya.

Ia mengatakan, digitalisasi bahan ajar itu sudah menjadi tren di berbagai perguruan tinggi internasional seperti Massachusetts Institute of Technology, The University of Oxford, dan University of Tokyo.

Selama ini, kata dia, belum semua dosen UGM yang memanfaatkan fasilitas Elisa membuka bahan ajarnya untuk umum. Bahan ajar hanya bisa diakses oleh mahasiswa dan belum bisa dibuka (diakses) secara gratis untuk umum.

"Untuk itu, perlu didorong agar nanti bisa lebih banyak lagi dosen UGM yang membuka bahan ajarnya sehingga bisa diakses untuk masyarakat. Hal itu sejalan dengan visi dan misi UGM sebagai kampus kerakyatan," kata Herman.
Redaktur: Taufik Rachman
Sumber: antara

Sunday, February 26, 2012

Pusat Sumber Belajar (PSB)

Pusat sumber belajar merupakan wahana belajar bagi pendidik maupun peserta didik, bahan ajar yang disediakan di pusat sumber belajar sebagai sarana latihan untuk menguji kompetensi yang telah diperoleh dalam pembelajaran oleh peserta didik. Dengan pusat sumber belajar pendidik dapat memperoleh informasi berbagai inovasi dalam pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh pendidik lain si satuan pendidikan yang lain, berbagai artikel pendidikan yang ditulis oleh teman sejawat maupun berita-berita tentang kemajuan pendidikan di satuan pendidikan yang lain. Pendidik dapat berbagi berbagai pengalaman pembelajaran yang telah maupun yang sedang dilaksanakan untuk dapat dijadikan referensi, tambahan wawasan bahkan acuan bagi pendidik lain.
Direktorat Pembinaan SMA sejak tahun 2008 telah mengadakan sekolah Rintisan Pusat Sumber Belajar yang diharapkan dapat membantu satuan pendidikan yang bersangkutan dan satuan pendidikan lain disekitarnya. Adapun tugas dan tanggung jawab sekolah rintisan Pusat Sumber Belajar tersebut di antaranya membuat bahan ajar dan bahan uji berbasis TIK serta mengimbaskan bahan ajar dan bahan uji yang telah dibuat tersebut untuk satuan pendidikan di sekitarnya, mengimbaskan kemampuan membuat bahan ajar berbasis TIK yang memenuhi standar kelayakan kepada pendidik lain di tingkat satuan pendidikan sekitarnya.
Download :
  1. Konsep-PSB-SMA-14-Maret-2010.pdf
  2. Pedoman-Pengelolaan-SMA-PSB-isi.pdf
  3. Panduan-Penyusunan-Bahan-Uji-Berbasis-TIK-_isi_.pdf

Friday, February 24, 2012

Pakar: 'E-Learning' Cocok Untuk Geografis Indonesia


REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sistem e-learning atau pembelajaran elektronik cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang terpisah antarpulau, kata pakar teknik informatika Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yudi Prayudi. "Oleh karena itu, sistem e-learning perlu diterapkan dalam pelaksanaan proses pendidikan di Indonesia, khususnya di jenjang perguruan tinggi," katanya di Yogyakarta, Jumat (24/2).

Menurut dia, hal tersebut diperlukan karena pendidikan Indonesia masih menghadapi sejumlah masalah, di antaranya sumber daya manusia Indonesia tersebar dalam lingkungan geografis yang sangat luas. Selain itu, ketersediaan infrastruktur dan kualitasnya juga beragam. Penyebaran sumber daya manusia yang berkualitas itu juga sangat bervariasi antardaerah.
Ia mengatakan ada daerah yang relatif maju, memiliki sumber daya manusia yang unggul, infrastruktur memadai, dan kaya informasi, tetapi juga masih banyak daerah yang kualitas sumber daya manusianya masih rendah, infrastruktur kurang memadai, dan miskin informasi. "Adanya daerah yang kaya informasi dan miskin informasi tersebut terjadi kesenjangan pengetahuan," kata Yudi.

Menurut dia, untuk mengatasi permasalahan itu solusi secara konvensional akan membutuhkan waktu yang lama. Padahal, banyak perguruan tinggi yang memiliki sumber daya sangat terbatas untuk mampu menambah jumlah gedung dan ruangnya, memperbesar jumlah mahasiswa, meningkatkan kualitas dosen, dan menekan biaya operasional pendidikan. "Untuk itu, muncule-learning yang menjadi solusi, yakni proses belajar mengajar yang difasilitasi dan didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi dan internet," katanya.

Redaktur: Dewi Mardiani
Sumber: Antara

Saturday, January 28, 2012

Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) 2012

Untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik sesuai dengan standar kompetensi, perlu dilakukan penilaian hasil belajar peserta didik pada akhir satuan pendidikan. Penilaian hasil belajar tersebut dilakukan melalui Ujian Nasional dan Ujian Madrasah.
Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di MI dan MTs (yang selanjutnya disebut Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional) tahun Pelajaran 2011/2012 diatur melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor DJ.I/02/2012, meliputi mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis, Akidah-Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab, dan Ilmu Kalam.
Download Kisi-kisi UAMBN Madrasah Aliyah :
  1. SK Dirjen Pendis Tentang Pelaksanaan UAMBN 2012
  2. Lampiran Pedoman Pelaksanaan UAMBN 2012
  3. Kisi-Kisi UAMBN Prog.Akidah Akhlak MA IPA-IPS-Bhs
  4. Kisi-Kisi UAMBN Prog.Al Quran Hadis MA IPA-IPS-Bhs
  5. Kisi-Kisi UAMBN Prog.Fikih MA IPA-IPS-Bhs
  6. Kisi-Kisi UAMBN Prog.SKI MA IPA-IPS-Bhs
  7. Kisi-Kisi UAMBN Prog.Bhs Arab MA IPA-IPS-Bhs
  8. Kisi-Kisi UAMBN Prog.Akhlak MA IPA-IPS-Bhs
  9. Kisi-Kisi UAMBN Prog.Ilmu Kalam MA Agama
  10. Kisi-Kisi UAMBN Prog.SKI MA Agama

Friday, December 23, 2011

PARADIGMA PENDIDIKAN NASIONAL ABAD XXI


Abad XXI baru berjalan satu dekade, namun dalam dunia pendidikan sudah dirasakan adanya pergeseran, dan bahkan perubahan yang bersifat mendasar pada tataran filsafat, arah serta tujuannya. Tidaklah berlebihan bila dikatakan kemajuan ilmu tersebut dipicu oleh lahirnya sains dan teknologi komputer. Dengan piranti mana kemajuan sains dan teknologi terutama dalam bidang cognitive science, bio-molecular, information technology dan nano-science kemudian menjadi kelompok ilmu pengetahuan yang mencirikan abad XXI. Salah satu ciri yang paling menonjol pada abad XXI adalah semakin bertautnya dunia ilmu pengetahuan, sehingga sinergi di antaranya menjadi semakin cepat. Dalam konteks pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan, telah terbukti semakin menyempitnya dan meleburnya faktor “ruang dan waktu” yang selama ini menjadi aspek penentu kecepatan dan keberhasilan penguasaan ilmu pengetahuan oleh umat manusia.

Bila disarikan, karakteristik abad XXI adalah:
  1. Perhatian yang semakin besar terhadap masalah lingkungan hidup, berikut implikasinya, terutama terhadap: pemanasan global. energy, pangan, kesehatan, lingkungan binaan, mitigasi.
  2. Dunia kehidupan akan semakin dihubungkan oleh teknologi informasi, berikut implikasinya, terutama terhadap: ketahanan dan sistim pertahanan, pendidikan, industry, komunikasi.
  3. Ilmu pengetahuan akan semakin converging, berikut implikasinya, terutama terhadap: penelitian, filsafat ilmu, paradigm pendidikan, kurikulum.
  4. Kebangkitan pusat ekonomi dibelahan Asia Timur dan Tenggara, berikut implikasinya terhadap: politik dan strategi ekonomi, industry, pertahanan,
  5. Perubahan dari ekonomi berbasis sumber daya alam serta manusia kearah ekonomi berbasis pengetahuan, berikut dengan implikasinya terhadap: kualitas sumber daya insani, pendidikan, lapangan kerja,
  6. Perhatian yang semakin besar pada industri kreatif dan industri budaya, berikut implikasinya, terutama terhadap: kekayaan dan keanekaan ragam budaya, pendidikan kreatif, entrepreneurship, technopreneurship, rumah produksi.
  7. Budaya akan saling imbas mengimbas dengan Teknosains berikut implikasinya, terutama terhadap: karakter, kepribadian, etiket, etika, hukum, kriminologi, dan media.
  8. Perubahan paradigma Universitas, dari “Menara Gading” ke “Mesin Penggerak Ekonomi”. Terdapat kecenderungan semakin meningkatnya investasi yang ditanamkan dari sektor publik ke perguruan tinggi untuk riset ilmu dasar dan terapan serta inovasi teknologi/desain yang memberikan dampak pada pengembangan industri dan pembangungan ekonomi dalam arti luas.
Selengkapnya dapat mendownload buku dari BSNP dibawah ini :
Download Buku Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI    © Badan Standar Nasional Pendidikan, 2010

Tuesday, December 20, 2011

POS UN 2012


Jadwal Ujian Nasional dilakukan satu kali, yang terdiri dari atau UN dan UN Susulan, UN Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.

Kelulusan Ujian Nasional :
  1. Peserta didik dinyatakan lulus US/M   SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai  S/M.
  2. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari:
    • gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk SMP/MTs dan SMPLB dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M  dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
    • gabungan  antara nilai US/M dan nilai rata-rata  rapor semester  3, 4, dan 5 untuk SMA/MA, dan SMALB dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M  dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
    • gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai   5 untuk SMK dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M   dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
Selengkapnya Download
  1. POS UN 2011-2012 
  2. Presentasi Sosialisasi UN 2012
  3. SK BSNP Tentang Kisi-Kisi
  4. Permen No. 59 Tahun 2011 Tentang Ujian Nasional
  5. Tanya Jawab Ujian Nasional 2012